Kabupaten Serang – Prodi Biologi UIN SMH BANTEN melatih masyarakat Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, untuk memproduksi Virgin Coconut Oil (VCO) atau minyak secara sendiri guna meningkatkan nilai jual produk olahan kelapa Desa Curuggoong tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 27 November 2022 pukul 08:00 s/d selesai, yang diikuti oleh 35 orang peserta, acara tersebut turut dihadiri oleh wadek II  Fakultas sains Bapak Dr. H. Shobri, D. Kom, M. M. Bapak Riski Andrian Jasmi, M.Sc Kaprodi Biologi, Ibu Anis Uswatun Khasanah Sekjur Biologi, Ibu Ismi Farah Syarifah M.Sc, Ibu Roza Ruspita M.Sc, Ibu Ade Irmadiki Agipa M.si, Mahasiswa Biologi, serta masyarakat Desa Curuggoong.

Kegiatan PKM ini mengangkat tema ” Pelatihan Pembuatan Virgil Coconut Oil (VCO) untuk meningkatkan nilai jual produk olahan kelapa masyarakat Curuggoong Padarincang Kabupaten Serang” dengan memberikan presentasi dan sosialisasi cara pembuatan VCO tersebut.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui manfaat VCO, keterampilan dalam pembuatan VCO, dan meningkatkan nilai jual kelapa Masyarakat Desa Curuggoong. Khususnya masyarakat Curuggoong agar dapat dimanfaatkan untuk mengolah atau mengelolah hasil sumber daya alam yang dimiliki, salah satunya tanaman kelapa agar menjadi suatu produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi berupa olahan kelapa yang dibuat menjadi minyak kelapa murni atau Virgil Coconut Oil (VCO).

Salah satu seorang peserta, Ahmad Suheli mengungkapkan dengan adanya kegiatan ini memberikan ilmu baru tentang cara pembuatan minyak kelapa yang lebih baik, hemat tenaga, dan waktu dengan biaya relatif murah.

Pada acara tersebut Dosen Fakultas Sains Ibu Roza Ruspita M.Sc dan Ibu Ade Irmadiki Agipa M.Si menyampaikan bahwa adanya pelatihan pembuatan VCO dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki akan meningkatkan ekonomi Desa Curuggoong.

“Manfaat dari VCO antara lain, yaitu sebagai obat herbal, mencegah obesitas, menjaga kesehatan kulit dan rambut, pengobatan alami alzheimer, mengurangi kejang, mencegah penyakit jantung, menjaga kadar kolesterol, meningkatkan harga jual kelapa/meningkatkan ekonomi dan masih banyak banyak lagi manfaatnya”.

Odeta sebagai mahasiswi UIN SMH BANTEN mengungkapkan dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan warga Desa Curuggoong mampu memanfaatkan produk dengan nilai jual kecil menjadi besar/mahal. Salah satu contohnya:

– 1 butir buah kelapa seharga Rp. 5000

– Botol seharga Rp. 500

– Cetak lebel Rp. 500

– Total sebesar Rp.
6000

Dari modal sebesar Rp. 6000
mampu dijual seharga Rp. 35000.- per 50 ml botol VCO.

 

Warga Desa Curuggoong
sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Meraka bisa mendapatkan ilmu tentang
pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO), mereka bisa melihat dan praktek langsung
proses pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dan juga manfaat apa saja dari VCO
tersebut. 

PKM berjalan lancar terlihat dari antusias masyarakat yang mengikuti. Masyarakat antusias dalam pembuatan VCO karena di sana terdapat banyak kelapa yg bisa dijadikan produk olahan alternatif lain dengan nilai jual yang tinggi dan banyak. Semoga pembuatan VCO ini bisa terus dikembangkan oleh masyarakat setempat, ” (ujar ibu Roza Ruspita selaku dosen UIN SMH Banten).

Penulis : Hasan dan Odeta

 

Scroll to Top
Scroll to Top